DO'A AMPUH SHALAT HAJAT
Usahakan setiap hari shalat sunnah hajat dua rekaat, lalu membaca doa seperti yang diajarkan Rasulullah saw. kepada orang yang buta berikut ini doanya:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ وَاَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ, يَامُحَمَّدُ إِنِّى تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّى أَنْ يَقْضِيَ حَاجَتِى, ........ اَللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِيَّ وَشَفِّعْنِى فِى نَفْسِى.
Alloohumma innii as-aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muhammadin Nabiyyir-rahmah. Ya Muhammad! Innii tawajjahtu bika ilaa Rabbii an yaqdhiya haajatii, ... (sebutkan apa hajat keperluan Anda) ... Alloohumma syaffi’hu fiyya wa syaffi’nii fii nafsii
Artinya : “Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadapkan wajahku kepada-Mu dengan perantaraan Nabi-Mu, Muhammad saw., Nabi pembawa rahmat. Ya Muhammad! Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhanku dengan perantaraanmu agar Dia mengabulkan hajatku, yaitu .... (menyebutkan aka saja yang menjadi hajatnya)... Ya Allah! Berilah beliau izin memberikan syafa’t kepadaku dan berilah aku syafaat untuk diriku sendiri”.
Setelah itu lalu shalat sunnah hajat lagi dua rekaat, diteruskan dengan berdoa :
لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ, سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ, وَالحَمْدُ لله رَبِّ العَالَمِيْن, أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِك وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِك وَ الْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ, وَ الْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ, وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ اثْمٍ لاَ تَدَعْ لِى ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَحَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهاَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.(............)
Laa ilaaha illalloohul haliimul kariim. Sub-haanalloohi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. As-aluka muujibaati rahmatika, wa ‘azaa-ima maghfiratika, wal ’ishmata min kulli dzanbin, wal ghaniimata min kulli birrin, was-salaamata min kulli itsmin, laa tada’ lii dzanban illaa ghafartahu, walaa hamman illaa farrajtahu, walaa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa, yaa arhamar-raahimiin.... (Sebutkan hajat keperluan Anda).
Artinya :“Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan Penguasa ‘arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Aku memohon kepada-Mu mengharap rahmat-Mu, penjagaan dari semua dosa, simpanan dari semua kebajikan, dan keselamatan dari semua dosa. Janganlah Engkau biarkan satu pun dosa bagiku, melainkan Engkau memaafkannya, jangan Engkau biarkan kesedihan menguasai diriku, selain Engkau telah melapangkannya, dan jangan Engkau biarkan hajat-kebutuhanku yang membuat-Mu ridha, selain Engkau telah mengabulkannya. Wahai Yang Maha Penyayang dari sekalian yang penyayang....(Sebutkan hajat keperluan Anda).”
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ وَاَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ, يَامُحَمَّدُ إِنِّى تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّى أَنْ يَقْضِيَ حَاجَتِى, ........ اَللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِيَّ وَشَفِّعْنِى فِى نَفْسِى.
Alloohumma innii as-aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muhammadin Nabiyyir-rahmah. Ya Muhammad! Innii tawajjahtu bika ilaa Rabbii an yaqdhiya haajatii, ... (sebutkan apa hajat keperluan Anda) ... Alloohumma syaffi’hu fiyya wa syaffi’nii fii nafsii
Artinya : “Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadapkan wajahku kepada-Mu dengan perantaraan Nabi-Mu, Muhammad saw., Nabi pembawa rahmat. Ya Muhammad! Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhanku dengan perantaraanmu agar Dia mengabulkan hajatku, yaitu .... (menyebutkan aka saja yang menjadi hajatnya)... Ya Allah! Berilah beliau izin memberikan syafa’t kepadaku dan berilah aku syafaat untuk diriku sendiri”.
Setelah itu lalu shalat sunnah hajat lagi dua rekaat, diteruskan dengan berdoa :
لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ, سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ, وَالحَمْدُ لله رَبِّ العَالَمِيْن, أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِك وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِك وَ الْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ, وَ الْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ, وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ اثْمٍ لاَ تَدَعْ لِى ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَحَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهاَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.(............)
Laa ilaaha illalloohul haliimul kariim. Sub-haanalloohi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. As-aluka muujibaati rahmatika, wa ‘azaa-ima maghfiratika, wal ’ishmata min kulli dzanbin, wal ghaniimata min kulli birrin, was-salaamata min kulli itsmin, laa tada’ lii dzanban illaa ghafartahu, walaa hamman illaa farrajtahu, walaa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa, yaa arhamar-raahimiin.... (Sebutkan hajat keperluan Anda).
Artinya :“Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan Penguasa ‘arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Aku memohon kepada-Mu mengharap rahmat-Mu, penjagaan dari semua dosa, simpanan dari semua kebajikan, dan keselamatan dari semua dosa. Janganlah Engkau biarkan satu pun dosa bagiku, melainkan Engkau memaafkannya, jangan Engkau biarkan kesedihan menguasai diriku, selain Engkau telah melapangkannya, dan jangan Engkau biarkan hajat-kebutuhanku yang membuat-Mu ridha, selain Engkau telah mengabulkannya. Wahai Yang Maha Penyayang dari sekalian yang penyayang....(Sebutkan hajat keperluan Anda).”
Semoga Bermanfaat
Salam Rahayu
Komentar
Posting Komentar